PEMETAAN RANTAI NILAI IKAN PELAGIS KECIL DI KOTA AMBON

Yolanda MTN Apituley, Dionisius Bawole, Imelda KE Savitri, Friesland Tuapettel

Abstract


Penelitian ini dilakukan di Kota Ambon (Negeri Latuhalat dan Laha) dan Kabupaten Maluku Tengah (Waai) pada bulan Mei – Juli 2018 dengan tujuan memetakan rantai nilai ikan pelagis di Kota Ambon melalui : 1) pemetaan aliran produk, finansial dan informasi dan 2). analisis persentasi distribusi hasil tangkapan ikan pelagis. Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi data primer dan sekunder, yang dianalisis menggunakan analisis rantai nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pemasaran ikan pelagis di Kota Ambon ada enam bentuk dengan lima pelaku. Masing-masing rantai terbentuk akibat situasi dan kondisi pasar, karena dipengaruhi jumlah hasil tangkapan nelayan dan modal pedagang. Tukang Lelang memegang peranan penting dalam pemasaran ikan pelagis di Pasar dan memperoleh 10 % dari hasil tangkapan nelayan yang dapat didistribusikannya, baik kepada pedagang pengecer maupun Cold Storage. Hasil tangkapan nelayan umumnya masih segar ketika tiba di tangan konsumen, karena daerah penangkapan yang tidak terlalu jauh, jarak pasar dengan sentra produksi juga cukup dekat dan pada umumnya nelayan maupun pedagang telah memahami pentingnya menjaga kualitas produk. Walau begitu peran Pemerintah dalam penyediaan sarana dan prasarana pemasaran sangat dibutuhkan agar kondisi pasar modern dapat diaplikasikan dalam pemasaran ikan segar di Kota Ambon.


Keywords


rantai nilai, ikan pelagis, pasar modern, Ambon

Full Text:

PDF

References


Apituley, YMTN., Wiyono, ES., Hubeis, M., dan Nikijuluw, VPH. 2013. Pendekatan Fungsi dan Kelembagaan Dalam Analisis Pemasaran Ikan Segar di Maluku Tengah. Marine Fisheries. Vol 4 (1): 67-74.

Asiati, D dan Nawawi. 2016. Kemitraan di Sektor Perikanan Tangkap: Strategi Untuk Kelangsungan Usaha dan Pekerjaan. Jurnal Kependudukan Indonesia. Vol. 11(2): 103-118.

Kaplinsky, R and Morris, M. 2001. A handbook for value chain research. Brighton, United Kingdom, Institute of Development Studies, University of Sussex.

Kountur, Ronny. 2003. Metode Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis. CV Taruna Grafica. Jakarta.

Puspito, DP., Kusnandar., Setyowati N., Analisis Rantai Nilai Ubi Kayu (Manihot esculeta crantz) di Kabupaten Pati. Caraka Tani–Journal of Sustainable Agriculture, Vol. 31 (2) : 94-101.

Roduner, D. 2007. Donor Interventions in Value Chain Development. Swiss Agency for Development and Cooperation (SDC) Switzerland.

Silalahi. 2012. Metode Penelitian Sosial Ekonomi. Penerbit Erlangga. Jakarta.

Sukada, S. 2007. CSR for Better Life : Indonesia Context : Membumikan Bisnis Berkelanjutan Memahami Konsep & Praktik Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Indonesia Business Links (IBL). Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 PAPALELE (Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan)

Jurnal Papalele Terindex

 View My Stats

 Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.