Aplikasi Pupuk Hayati Konsorsium Strain Bacillus sp dengan Berbeda Konsentrasi dan Cara Pemberian Terhadap Pertumbuhan Bibit Pala (Myristica fragrans Houtt)

A. Marthin Kalay, Henry Kesaulya, Abraham Talahaturuson, Herman Rehatta, Reginawanti Hindersah

Abstract


ABSTRAK

Pertumbuhan bibit pala membutuhkan kecukupan nutrisi melalui mekanisme kerja bakteri yang berasosiasi dengan perakaran maupun di daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hayati konsorsium stain Bacillus sp (PBH) pada bibit pala. Perlakuan yang digunakan adalah  tanpa pemberian pupuk hayati konsorsium strain Bacillus sp (0% PHB) sebagai control dan  pemberian PBH dengan 0,15 % dan 0,30% dan dengan cara semprot pada daun dan kocor pada tanah sekitar pangkal batang. Perlakuan dirancang menggunakan rancangan acak lengkap dengan sembilan tanaman sampel per perlakuan setiap kali pengamatan dan didekstruksi. Hasil penelitian ditemukan bahwa pemberian PHB dengan konsentrasi 0,15% dan 0,30%, dan diaplikasikan pada bibit pala dengan cara disemprot pada tanaman di bagian daun dan dikocor pada tanah sekitar pangkal batang tanaman berpengaruh terhadap tinggi tanaman, bobot kering tajuk, bobot kering akar dan bobot kering tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah akar, panjang akar, diameter batang, dan rasio bobot kering tajuk dan akar pada bibit tanaman pala umur empat bulan setelah  tanam di polibag. Pemberian PBH dengan konsentrasi 0,30% lebih baik meskipun  diaplikasikan dengan cara disemprot atau di siram, dan ini merupakan solusi untuk meningkatkan pertumbuhan bibit pala secara natur dan berkelanjutan.

Kata kunci: Bacillus sp., Myristica fragrans, pala, pupuk hayati, tanaman rempah.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Leatemia J.A., Kalay, A.M., Patty, J.A., Rumthe R.Y., Hasinu, J.V.G., Tuhumury, G.N.C., Noya, S.H., Rumahlewang, W, dan H. Rehataet. 2014. Pendataan Masalah Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Cengkeh dan Pala di Provinsi Maluku. Laporan Kerjasama Dinas pertanian Provinsi Maluku dengan Fakultas Pertanian Unpatti. Ambon.

BPS. 2019. Maluku dalam angka Tahun. Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, Ambon.

Sinha, R.K., Valani, D., Chauhan, K, and S. Agarwal. 2014. Embarking on a second green revolution for sustainable agriculture by vermiculture biotechnology using earthworms: reviving the dreams of Sir Charles Darwin. Int J Agric Health Saf. 1:50–64.

Cattelan, A.J., Hartel, P.G, and J.J. Fuhrmann. 1999. Screening for plant growth-promoting rhizobacteria to promote early soybean growth. Soil Sci.Soc.Am.J. 63: 1.670-1.680.

Syarifudin, A. 2002. Teknik identifikasi mikroorganisme penyedia unsur hara tanaman pada ultisols pulau Buru. Bulletin Teknik Pertanian 7(1) : 21-24.

Mukamto., Ulfah, S., Mahalina, W., Syauqi, A., Istiqfaroh, L. dan G. Trimulyono. 2015. Isolasi dan Karakterisasi Bacillus sp. Pelarut Fosfat dari Rhizosfer Tanaman Leguminosae. Sains dan Matematika 3(2): 62-68.

Kesaulya, H., Baharuddin, H., Zakaria, B. and S.A. Syaiful. 2015. Isolat and Physiological Chacterization of PGPR from Potato Plant Rhizosphere in Medium Land of Buru Islan. Procedia Food Science 3 : 190-199.

Sukmadi R. B. 2012. Aktivitas Fitohormon Indole-3-Acetic Acid (Iaa) Dari Beberapa Isolat Bakteri Rizosfer dan Endofit. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, 14 (3): 221-227.

Asroh, A. 2010. Pengaruh Takaran Pupuk Kandang dan Interval Pemberian Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Linn). J. Agronomi. 2 (4): 144-148.

Murray, R.K., Granner, D.K., Mayes, P.A. and V.W. Rodwell. 2005. Harper’s Illustrated 13 Biochemistry. Twenty-Sixth Edition. New 62 Suryadi, dkk. York: McGraw-Hill.

Suryadi., Y., Priyatno, T.P., Susilowati, D.N., Samudra, I.M., Yudhistira, N. and E.D. Purwakusumah. 2013. Isolasi dan Karakterisasi Kitinase asal Bacillus cereus Jurnal Biologi Indonesia 9(1): 51-62.

Glick, B.R. 2014. Bacteria with ACC deaminase can promote plant growth and help to feed the world. Microbiological Research, 169(1), 30–39.

Premachandra, D., Hudek, L. and L. Brau. 2016. Bacterial modes of action for enhancing of plant growth. Journal of Biotechnology & Biomaterials, 6: 3.

Hanafiah, K.A., Anas, I., Napoleon, A. and N. Ghoffar. 2005. Biologi tanah (ekologi dan makrobiologi tanah ). Grafindo Persada. Jakarta. 165 halaman.

Egamberdiyeva, D. 2007. The effect of PGPR on Growth and Nutrient Uptake of Maize in Two Different Soils. Applied Soil Ecology. Vol.36(1): 184-189.

Deshwal, V and K.P. Kumar. 2013.Production of Plant growth promoting substance by Pseudomonads. Journal of Academia and Industrial Research (JAIR). 2: 221-225.

Habibi, S., Djedidi, S., Prongjunthuek, K., Mortuza, M.F., Ohkama-Ohtsu, N., Sekimoto, H. and T. Yokoyoma. 2014. Physiological and genetic characterization of rice nitrogen fixer PGPR isolated from rhizosphere soils of different crops. Plant and Soil. 379: 5166

Alori, E. T., Glick, B.R. and O.O. Babalola. 2017. Microbial phosphorus solubilization and its potential for use in sustainable agriculture. Frontiers In Microbiology, 8, 971.

Bhattacharyya, P. N., and D. K. Jha. 2012. Plant growth-promoting rhizobacteria (PGPR): emergence in agriculture. World Journal of Microbiology and Biotechnology, 28(4): 1327–1350.

Sharma, S. B., Sayyed, R.Z., Trivedi, M.H. and T.A. Gobi. 2013. Phosphate solubilizing microbes: sustainable approach for managing phosphorus deficiency in agricultural soils. Springer Plus, 2: 587. Retrieved from http://www.springerplus.com/content/2/1/587

Oteino, N., Lally, R.D., Kiwanuka, S., Lloyd, A., Ryan, D., Germaine, K.J. and D.N. Dowling. 2015. Plant growth promotion induced by phosphate solubilizing endophytic Pseudomonas isolates. Frontiers in Microbiology, 6, 745.

Parmar, K.B., Mehta, B.P. and M.D. Kunt. 2016. Isolation, characterization and identification of potassium solubilizing bacteria from rhizosphere soil of maize (Zea mays), 5(5): 3030–3037.

Radzki, W., Gutierrez Mañero, F.J., Algar, E., JLucas García A., García-Villaraco, A., and S.B. Ramos. 2013. Bacterial siderophores efficiently provide iron to iron-starved tomato plants in hydroponics culture. Antonie van Leeuwenhoek, International Journal of General and Molecular Microbiology, 104(3): 321–330.




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/a.v9i1.1060

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


The journal indexed by: