Karakteristik Morfometri Dan Hidrologi Daerah Aliran Sungai Way Apu Kabupaten Buru

Rafael M. Osok, Silwanus M. Talakua, Alfredo Manusama, Pieter J. Kunu

Abstract


ABSTRAK

Karakteristik morfometri penting untuk memahami proses hidrologis  pada suatu DAS. Tujuan penelitian ini (1) mengkaji karakteristik morfometri DAS Way Apu, (2) menganalisis debit banjir rencana dan hidrograf satuan untuk mendukung perencanaan pengembangan bangunan air di DAS Way Apu. Analisis data meliputi karakteristik lahan morfometri DAS, dan hidrologi DAS. Distribusi frekuensi hujan dihitung dengan metode Log-Pearson Type III, Gumbel, Normal, Log-Normal. Hujan dan debit rencana dihitung dengan kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun untuk masing-masing metode. Debit banjir rencana dihitung dengan metode Rasional, sedangkan model unit hidrograf DAS Way Apu dihitung dengan  metode Nakayasu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk DAS kategori lonjong atau memanjang, dengan 4 orde sungai, pola aliran dendritik, dan kemiringan sungai kecil. Curah hujan rencana untuk periode ulang 2, 5, 10, 20, 25, 50 dan 100 tahun berkisar 37,59 – 185,14 mm (Log Pearson Type  III), 41,32 – 180,28 mm (Gumbel), 47,68 – 139,98 mm (Normal), dan 36,82 – 203,66 mm (Log-Normal). Hasil uji Smornov-Kolmogorof menunjukkan bahwa metode Log-Pearson Type III, Gumbel, dan Log-Normal dapat digunakan untuk perhitungan debit banjir rencana. Data debit banjir rencana Gumbel dapat digunakan untuk umur bangunan air 25 tahun, sedangkan bila bangunan airnya dibangun untuk umur 100 tahun, Log-Normal lebih cocok. Berdasarkan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu, kapasitas tampung DAS Way Apu adalah 21,37 m3/dtk, dan kondisi ini tidak mampu menampung debit banjir yang terjadi.

Kaca Kunci: Karakteristik morfometri DAS, debit banjir rencana, DAS Way Apu


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

BPDAS Waihapu-Batumerah (2011). Rencana Pengelolaan DAS Wae Apu Terpadu Kabupaten Buru Provinsi Maluku. Laporan Desember 2011.

Supangat, A.B., 2012. Karakteristik hidrologi berdasarkan parameter morfometri DAS Di Kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Jurnal Penelitian Hutan Konservasi Alam, 9 (3): 275-283.

Kahirun, La Baco, dan U. O. Hasani, 2017. Karakteristik Morfometri Menentukan Kondisi Hidrologi Das Rorayae. Ecogreen 3(2): 105-115

Jesuleye, L.A., Okeke, U.H., Atijosan, A.O., Badru, R.A., Adewoyin, J.E. and A.T. Alaga, 2016. Morphometry Assessment of Oba River Basin Andits Implication for Flood. Journal of Geography, Environment and Earth Science International 8(3): 1-10.

Abdel-Fattah, M., Saber, M., Kantoush, D.S., Khalil, M.F., Sumi, T., and A.M. Sefelnas. 2017. A Hydrological and Geomorphometric Approach to Understanding the Generation of Wadi Flash Floods. Water 9: 553

Tunas, I.G., Anwar, N. and U. Lasminto. 2017. Analysis of Main Morphometry Characteristic of Watershed and It’s Effect to The Hydrograph Parameters. IPTEK, The Journal for Technology and Science, 28(1):

Said, S., Siddique, R. and M. Shakeel. 2018. Morphometric analysis and sub-watersheds prioritization of Nagmati River watershed, Kutch District, Gujarat using GIS based approach. Journal of Water and Land Development, No. 39 (X–XII): 131–139.

Nadia, F., Fauzi, M. dan A. Sandhyavitri. 2015. Ekstraksi morfometri (DAS) di Wilayah Kota Pekanbaru untuk Analisis Hidrograf Satuan Sintetik. Annual Civil Engineering Seminar 2015, Pekanbaru, hal. 202-206

Rahayu S, Widodo RH, van Noordwijk M, Suryadi I dan Verbist B. 2009. Monitoring air di daerah aliran sungai. Bogor, Indonesia. World Agroforestry Centre - Southeast Asia Regional Office. 104 p

Hadisusanto, N. 2011. Aplikasi Hidrologi. Jogya Media Utama 5(2): 189–198.

Kamiana, I.M. 2011. Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air. Cetakan I. Penerbit Graha Ilmu. Yogjakarta.

Sobatnu, F., Irawan, F.A. dan A. Salim, 2017. Identifikasi dan pemetaan morfometri DAS Martapura menggunakan teknologi SIG. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, 1 (2).




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/a.v9i1.1058

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


The journal indexed by: