ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI IRIGASI TETES UNTUK BUDIDAYA BUNGA POTONG KRISAN

Fathul Ulum Ariza, Edi Dwi Cahyono, Keppi Sukesi

Abstract


Jaringan komunikasi memiliki peran penting dalam difusi inovasi pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tipe jaringan komunikasi petani bunga Krisan, dan menganalisis hubungan antara struktur jaringan tersebut dengan penerapan teknologi irigasi tetes yang merupakan inovasi yang direkomendasikan oleh Dinas Pertanian setempat. Survei dilakukan terhadap seluruh anggota dari sebuah kelompok tani yang berjumlah 16 petani (intact sampling) ditambah dengan beberapa aktor pertanian lain di luar kelompok tersebut. Lokasi penelitian adalah di Kota Batu, yang merupakan salah satu pusat hortikultura di Jawa Timur. Ditemukan bahwa pola jaringan komunikasi yang terbentuk oleh kelompok tani adalah saling mengunci (interlocking), mengindikasikan bahwa arus informasi terpusat pada beberapa aktor penting. Aktor-aktor penting dalam jaringan komunikasi tersebut adalah ketua kelompok tani, pengelola kebun kelompok tani, dan penyuluh pertanian. Sentralitas keperantaraan (betweenness centrality) mememiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan penerapan teknologi irigasi tetes. Hal ini mengindikasikan bahwa ketua kelompok tani dan beberapa petani kunci bertindak sebagai jembatan penghubung dengan stakholder di luar kelompok. Kami menyarankan agar diseminasi teknologi tersebut tersebut perlu mempertimbangkan seluruh aktor kunci tersebut.


Keywords


Aktor; jaringan komunikasi; sentralitas; teknologi irigasi tetes

Full Text:

PDF

References


Agunga, A., Cahyono, E.D., Buck, E., & Scheer, S. (2016). Challenges of implementing participatory extension in indonesia. The Journal of Communication and Media Research, 8(1), 20-45 (Special Issue of May 2016)

Andiani, Y. (2013). Budidaya bunga krisan; Potensi besar sebagai komoditas ekspor. Bantul, Yogyakarta: Pustaka Baru Press. Cetakan Pertama.

Berger, CR., & Chaffe, SH. (1987). Handbook of communication science. California Sage Publisher.

Bonacich, P. (1987). Power and centrality: A family of measures. American Jurnal of sociology. 92(5),1170-1182

BPS Kota Batu. (2016). Statistik Daerah Kota Batu 2016.

Cahyono, E.D., & Agunga, R. (2016). “Policy and practice of participatory extension in indonesia: A case study of extension agents in Malang District, East Java Province”. Journal of International Agricultural and Extension Education (JIAEE), 23(3), 38-57

Direktorat Budidaya Tanaman Hias. (2008). Petunjuk lapangan SL GAP/SOP bunga potong krisan. Direktorat Jenderal Hortikultura. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Direktorat Budidaya dan Pascapanen Florikultura. (2011). Profil direktorat budidaya dan pascapanen florikultura. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Direktorat Budidaya dan Pascapanen Florikultura. (2013). Profil krisan. Jakarta: Kementerian Pertanian.

DeVito, J. A. (1997). Komunikasi antar manusia. New York: Hunter College of The City University of New York. Alih Bahasa Agus Maulana. Edisi Kelima.

Eriyanto. (2014). “Analisis jaringan komunikasi strategi baru dalam penelitian ilmu komunikasi dan ilmu sosial lainnya”. Jakarta: Prenadamedia Group. Cetakan Pertama.

Fangohoi, L., Sugiyanto, Sukesi, K., & Cahyono, E.D. (2016). “Sistem penyuluhan pertanian berbasis cyber extension untuk tanaman kakao di Papua Barat. Dalam E.D. Cahyono, dkk. (Eds.)”. Proceeding Konferensi Nasional Penyuluhan & Komunikasi Pembangunan (pp. 496-502). Malang: Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Fischer, A.P., K. V. Borland, L. Jasny, K. E. Grimm & S. Charnley, (2015). “Anetwork approach to assessing social capacity for landscape planning: The case of fire-prone forest in Oregon, USA”. Lanscape and Urban Planning 147 (2016) 18-27. http://dx.doi.org/10.1016/j.landurplan.2015.10.2015

Hertanto, D. Sugiyanto., Safitri, R. (2016). “Analisis struktur jaringan komunikasi dan peran aktor dalam penerapan teknologi budidaya kentang (petani Kentang Desa Ngantru Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang”. Jurnal Habitat, (27)2, 55-65.

Inggrida, J. A., Sukesi, K., & Cahyono, E. D. (2017). “The Role of communication in Mount Kelud eruption disaster management program (Case study in Ngantru Village, Ngantang District, Malang)”. Jurnal Habitat, 28(2), 46–53. Tersedia di https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2017.028.2.7

Jahi, A. (1993). Komunikasi massa dan pembangunan pedesaan di negara-negara dunia ketiga: Suatu pengantar. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama (ID). Cetakan Kedua.

Kadushin, C. (2012). Understanding social networks: Theories, concept and finding. New York (NY). Oxford University Press.

Malahayatin, D.M., & Cahyono, E.D. (2017). “Faktor kesesuaian dengan kebutuhan petani dalam keputusan adopsi inovasi pola tanam jajar legowo (Studi kasus petani padi di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban)”. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 2(1), 57-61. Tersedia di http://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/9/0

Maanana, Y., A. E. Pattiselanno., M. T. F. Tuhumury (2015). “Jaringan Sosial Antara Petani Dan Pedagang Jeruk Manis Kisar Di Desa Lebelau Kecamatan Kisar Utara Kabupaten Maluku Barat Daya”. Agrilan. 3(3): 246-258.tersedia di https://ejournal.unpatti.ac.id/ppr_paperinfo_lnk.php?id=1544

Mertens, F., Johanne, S.C., & Donna, M. (2012). “Social communication network analysis of the role of participatory research in the adoption of new fish consumption behaviors”. Social Science & Medicine, (75), 643-650.

McUlloh, I., Hellen, A., & Anthony, J. (2013). Social networks analysis with applications (1). Somerset, US: Wiley, 2013. ProQuest ebrary. Web.

Noviyanti, & Cahyono, E.D. 2016. “Persepsi dan tipe keputusan petani Madura terhadap inovasi agens hayati-PGPR. Dalam E.D. Cahyono, dkk. (Eds.)”. Proceeding Konferensi Nasional Penyuluhan & Komunikasi Pembangunan (pp. 284-292). Malang: Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Prell, C. (2012). Social network analysis; history, theory & methodology. Singapore: SAGE.

Pusdatin. (2014). Outlook komoditi Krisan. Pusat data dan sistem informasi pertanian. Sekretaris Jenderal. Kementerian Pertanian. ISSN: 1907-1507

Rangkuti, P. A. (2007). “Jaringan komunikasi petani dalam adopsi inovasi teknologi pertanian: Kasus adopsi inovasi traktor tangan di desa neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat”. Tesis. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Ramirez, A. (2013). The influence of social networks on agricultural technology adoption. Procedia – Social and Behavioral Sciences 79, 101-116

Rogers, E. M. dan D. L. Kincaid. (1981). Communication network: Toward a new paradigm for research. London: Collier Macmillan Publisher.

Sulistiawati, A., Djuarsa, P.L., & Eko, S.M., (2014). “Analisis jaringan sosial dalam gabungan kelompok tani (gapoktan) tani berkah”. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 85-92

Scott, J. (2013). Social network analysis. Third Edition. Thousand Oaks: Sage Publications. Thousand Oaks, California, USA.

Swari, R.N.E., & Cahyono, E.D. (2016). Kearifan lokal petani tuban dan strategi komunikasi untuk melestarikan tradisi terkait vegetasi endemik. Dalam E.D. Cahyono, dkk. (Eds.). Proceeding Konferensi Nasional Penyuluhan & Komunikasi Pembangunan (pp. 143-156). Malang: Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Safitri, R., & Cahyono, E.D. (2017). Adopsi petani padi terhadap agens hayati dengan menggunakan ‘mi-lo’ (mikro organisme lokal). Proceeding Seminar Nasional Pembangunan Pertanian II: Arah dan tantangan pembangunan pertanian dalam era SDG’s (pp. 207-212). Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang.

Wahyuni, S. (2016). “Jaringan komunikasi, dinamika kelompok dan peningkatan kapasitas petani dalam agribisnis padi organic”. Disertasi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Wasserman, S. dan Faust, K. (1994). Social network analysis: Method and applications. Cambridge University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/agrilan.v7i2.909

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Template Jurnal Agrilan :                             

                        

 

Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan index by :

        

Connect with your Academic Account: 

Plagiarism Chek by :

   


Reference Management Tools :


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats