RESILIENSI NAFKAH RUMAH TANGGA DI PULAU KECIL (STUDI KASUS DI NEGERI PAPERU PULAU SAPARUA PROPINSI MALUKU)

Yeanette S Patty, August E Pattiselanno, Leunard O Kakisina

Abstract


Pendapatan petani di pulau kecil tidak menentu karena aktivitas ekonominya bergantung pada musim, sehingga melakukan aktivitas ganda, baik usaha pertanian maupun luar pertanian.  Masalahnya, kajian mengenai bagaimana tingkat resiliensi rumah tangga dalam menghadapi pola nafkah ganda di pulau kecil masih terbatas dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi nafkah rumahtangga masyarakat pesisir di pulau kecil. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jumlah informan 58 orang yang dipilih secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan strategi nafkah yang dikembangkan petani di Negeri Paperu dilakukan melalui tiga cara yaitu mengembangkan usahataninya dengan komoditas cengkeh dan pala, nelayan, dan usaha luar pertanian seperti berdagang dan usaha warung dimana  sebagian besar rumahtangga memiliki resiliensi yang tergolong tinggi.  Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan melakukan dinamisasi strategi nafkah, dari kegiatan ekonomi on-farm, ke off-farm, bahkan non-farm. 

Keywords


Nafkah; pulau kecil; resiliensi; rumahtangga

Full Text:

PDF

References


Ajawaila, J.W. 1996. Tinjauan sosial budaya.Agroforestri dusung. Ambon:pusat Studi Maluku Universitas Pattimura.

Anugrahini, T. 2018. “Resiliensi Sosial Nelayan Kamal Muara Dalam Menghadapi Dampak Reklamasi Teluk Jakarta”. Jurnal PKS. Vol 17(1) : 37 – 46.

Ariviyanti, N. & Pradoto, W. 20144. “Faktor-Faktor Yang Meningkatkan Resiliensi Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Rob Di Kelurahan Tanjung Emas Semarang”. Jurnal Teknik. Vol 3(4) : 991-1000

Babbie, Earl., 2004. The practice of social research. Publisher : Belmont, CA : Thomson / Wadsworth.

BPS Kecamatan Saparua, 2017. “Kecamatan Saparua Dalam Angka Tahun 2017”. Ambon : BPS Maluku Tengah.

Budiyanti, I dan Arya Hadi Dharmawan., 2018. “Strategi Nafkah Dan Relasi Sosial Rumahtangga Petani Tebu (Studi Kasus: Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen)”. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM],Vol. 2(1): 105-122.

Denzin dan Lincoln, 1994. Handbook of Qualitative Research. Publisher: Thousand Oaks : Sage Publications.

Dewi Nur Asih., 2009. “Analisis Karakteristik Dan Tingkat Pendapatan Usahatani Bawang Merah Di Sulawesi Tengah” . J. Agroland. Vol 16 (1) : 53 – 59.

Ellis Frank. 2000. Rural livelihood diversity in developing country. London (UK): Oxford University Press

Fransz, J.J., 1997. “Pola Dusung Sebagai Agroforestry Tradisional di Maluku, Merupakan Salah Satu Alternatif Pengelolaan Sumberdaya Alam Hutan”. Pusat Studi Maluku Unpatti Ambon.

Fridayanti, Novia dan Arya Hadi Dharmawan., 2013. “Analisis Struktur dan Strategi Nafkah Rumahtangga Petani Sekitar Kawasan Hutan Konservasi Di Desa Cipeuteuy, Kabupaten Sukabumi”. Sodality : Jurnal Sosiologi Pedesaan, Vol 1(1):26-.

Kisya, Elisa., 1993. Sasi Aman Haru – Ukui. Penerbit Sejati, Jakarta

Matinahoru JM. 2005. “Kerusakan Hutan Dan Perladangan Berpindah Pada Beberapa Desa Enclave Di Maluku”. Laporan Yayasan Pembangunan Nuduwasiwa Ambon.

Oszaer, Robert., 1996. “Tinjauan Ekonomi Agroforestry”. Makalah. Disampaikan pada Lokakarya WIPTEK, Ambon

Pattipeilohy, D, A.E. Pattiselanno, G. Mardiatmoko., 2019. “Resiliensi Masyarakat Terhadap Banjir (Studi Kasus Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon)”. Jurnal Agrilan. Vol 7(1) : 88-105.

Pattiselanno, August E., Massie. T.F. Tuhumury, Noviar F. Wenno, Junianita F. Sopamena., 2017. “Collaborative Livelihood Strategy: A Reflection of Social Network in Economic Activity (Case Study in Small Islands, Maluku Province, Indonesian)”. International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology (IJEAB) 2(5).

Pattiselanno, Agust, E, E. Jambormias, Junianita F. Sopamena., 2018. “Strategi Nafkah Petani Perkotaan Pulau Kecil (Studi Kasus Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon)”. Jurnal Sosial Humaniora; Vol 11(2). 2018 : 104-120

Sahusilawane, F dan Tutupoho., 1992. “Kearifan Tradisional Masyarakat Pedesaan dalam Lingkungan Hidup daerah Maluku”. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Ambon Tahun 1991/1992.

Scoones, I. (1998). “Sustainable rural livelihood: A Framework for Analysis”. IDS Working Paper No.72. Institute of Development Studies, University of Sussex. Brighton.

Sopamena, Junianita Fridianova., 2019. “Resiliensi Nafkah Rumah Tangga Pulau Kecil (Studi Kasus Pulau Wetar Kabupaten Maluku Barat Daya)”. Habitat 30 (2) : 79-87

Sopamena, Junianita Fridianova dan August Ernst Pattiselanno., 2018. “Tnyafar: Women, Livelihoods Strategy in Selaru Island, West Southeast Maluku District”. International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology (IJEAB) Vol 3(5):-

Speranza, C. I., Wiesmann, U., & Rist, S. (2014). “An Indicator Framework for Assessing Livelihood Resilience in the Context of Social–Ecological Dynamics”. Global Environmental Change, 28, 109–119.

Sugiharto, Adam, Hartoyo, Istiqlaliyah Muflikhati, 2016. “Strategi Nafkah Dan Kesejahteraan Keluarga Pada Keluarga Petani Tadah Hujan”. Jur. Ilm. Kel. & Kons., Januari 2016, Vol. 9(1): 33-42.




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/agrilan.v7i3.905

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Template Jurnal Agrilan :                             

                        

 

Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan index by :

        

Connect with your Academic Account: 

Plagiarism Chek by :

   


Reference Management Tools :

Assosiation With :



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats