STRATEGI NAFKAH DAN KEMISKINAN DI KEPULAUAN TANIMBAR (STUDI KASUS RUMAH TANGGA PETANI DI DESA LELINGLUAN KECAMATAN TANIMBAR UTARA KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR

Etha Wulandari Teriola, Wardis Girsang, Noviar F Wenno

Abstract


Umumnya aktivitas atau usaha masyarakat di suatu daerah yang banyak dilakukan adalah disektor pertanian. Rumah tangga petani pada umumnya bekerja sebagai petani dan bertahan hidup dari hasil pertanian, namun pendapatan dari sektor pertanian belum bisa memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga mereka, sehingga mereka melakukan aktivitas (pekerjaan) lain di luar sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber nafkah rumah tangga petani serta tingkat kemiskinan rumah tangga petani. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber nafkah rumah tangga petani berasal dari sektor pertanian dan non pertanian dan tingkat kemiskinan pada rumah tangga petani di Desa Lelingluan berdasarkan kriteria BPS 23 persen tergolong miskin dan kriteria sayogyo 0 persen tergolong miskin.


Keywords


Kemiskinan; rumah tangga petani; strategi nafkah

Full Text:

PDF

References


BPS. 2017. Angka Beban Tanggungan Usia Produktif dan Usi Produktif. 2017 jakarta Badan Pusat Statistik

BPS. 2017. Berita Resmi Badan Pusat Statistk : Profile Kemiskinan Di Maluku Tahun 2017

BPS Propinsi Maluku. 2018. Maluku Dalam Angka Tahun 2018. Ambon : BPS Propinsi Maluku.

Budiyanti, I., & Dharmawan, A. H. 2018. Strategi Nafkah Dan Relasi Sosial Rumahtangga. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 2 (1): 105-122.

Coleman, J. S. 1994, A Rational Choice Perspective on Economic Sociology, dalam Neil J. Smelser and Richard Swedberg, 1994, The Sociology Perspective on the Economy, dalam, Neil J. Smelser dan Richard Swedberg (Eds.), The Handbook of Economic Sociology, Princeton University Press dan Russel Sage Foundation, New York

Dharmawan, A. H. 2001.Sistem Penghidupan dan Naskah Pedesaan Pandangan Sosiologi Nafkah (Livelihood Strategy) Mazhab Barat dan Mazhab Bogor.Sodalilty. Journal Trandisiplin Sosiologi,Komunikasi dan Ekologi Manusia. 1 (2):169-192.

Ellis, F. 1998. HouseholdnStrategiesband Rural Livelihood diversification. The Journal of Development Studies; 35(1): 1-38.

Ellis, F. 2000. Rular Livehoods And Diversity Developing Contries. Oxford University Press

Fridayanti, N. & Dharmawan, A.H., 2013. Analisis Struktur dan Strategi Nafkah Rumahtangga Petani Sekitar Kawasan Hutan Konservasi di Desa Cipeuteuy, Kabupaten Sukabumi. Jurnal Sodality. 1 (1) : 26-36.

Girsang. W, 2011. Kemiskinan Multidimensional di Pulau-Pulau Kecil. Badan Penerbit Fakultas Pertanian Universtas Pattimura Ambon

Nugroho, Heru. 1995. Kemiskinan, Ketimpangan dan Kesenjangan. Yogyakarta: Aditya Media

Silalahi, U. (2006). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Unpar Press.

Sajogyo. 1990. Pembangunan Pertanian dan Pedesaan dalam rangka Industrialisasi. Bunga rampai: Industrialisasi Pedesaan, Editor : Sajogyo dan Mangara Tambunan. Sekindo Eka Jaya. Jakarta.

Sajogyo 1998. Dimensi Kemiskinan: Agenda Pemikiran Sajogyo. Kumpulan Pemikiran Sajogyo dengan editor: Mukhtar Sarman. Pusat P3R-YAE.

Sajogyo. 1879. Lapisan Yang Paling Lemah Di Pedesaan Jawa. Prisma 4,1978

Sajogyo, 2000. Kemiskinan dan Indikator Kemiskinan. Gramedia.Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/agrilan.v6i2.805

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Template Jurnal Agrilan :                             

                        

 

Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan index by :

        

Connect with your Academic Account: 

Plagiarism Chek by :

   


Reference Management Tools :


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats