KARATERISTIK DAN TINGKAT KELAYAKAN USAHA TANI SAYURAN ORGANIK – ANORGANIK (STUDI KASUS DI DUSUN TELAGA KODOK NEGERI HITU KECAMATAN LEIHITU KABUPATEN MALUKU TENGAH PROVINSI MALUKU)

Raja M Sari

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakateristik dan menganalisa tingkat kelayakan usahatani sayuran organik dan anorganik. Objek penelitian terdiri dari 30 petani sayuran yang diperoleh dengan pengambilan contoh acak. Data yang dikumpulkan dianalisa secara deskriptif dan komparatif. Analisa tingkat kelayakan usahatani sayuran organik dan anorganik menggunakan analisis DCF dengan kriteria penilaian investasi yaitu: NPV, Net B/C dan PBP pada SDR sebesar 13,5.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani sayuran di Dusun Telaga Kodok berpendidikan SD dan SMA, lahan usahatani yang dikelola rata-rata berukuran sempit dan terpencar pada topografi berbukit dan lereng. Kondisi lahan relatif subur dan cara budidaya relatif sederhana. Penggunaan sarana pengairan dan peralatan pertanian relatif rendah sedangkan penyerapan tenaga kerja pada usahatani sayuran relatif tinggi. Usahatani organik dan anorganik keduanya layak untuk dikembangkan dengan prioritas utama usahatani organik dengan selisih nilai NPV sebesar 67 dan nilai BCR sebesar 73,3.


Keywords


Analisa tingkat kelayakan; karakteristik; usahatani sayuran anorganik; usahatani sayuran organik

Full Text:

PDF

References


Abdul Choliq dan Indrie Ambarsari 2009. Prospek Usahatani Tanaman Sayuran di Kabupaten Brebes. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 12 (2): 135-145.

Aliluddin, 2006. Upaya Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Jurnal Infokop. 25 (XX) : 40-44.

Diah Setyorini dan Husnain, 2004. Pengelolaan Lahan Untuk Budidaya Sayuran Organik. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat

Dondersfoundation, 2015. Permintaan Pasar Meningkat Pesat, Tapi Stok Terbatas. diakses 22 Desember 2016.

Gittinger, P. J. 1986. Analisa Ekonomi Proyek-proyek Pertanian. Jakarta : Universitas Indonesia Press.

Gray, C., P. Simanjuntak, K. L. Sabur, L. F. P. Maspaitella dan G. C. R. Varley. 1992. Pengantar Evaluasi Proyek. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Hernanto F., 1996. Ilmu Usahatani. Jakarta : Penebar Swadaya.

IFOAM, 2002. Prospek Pertanian Organik di Indonesia PC-TAS, 2002.

Kadariah. 1985. Evaluasi Proyek. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Mahmud. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Maryowani H, 2012. Pengembangan Pertanian Organik Di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 30 (2) : 91-108

Tino Mutiarawati, 2001. Beberapa Aspek Budidaya Dalam Sistem Pertanian Organik. Makalah Seminar Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia Koordinasi Tingkat Wilayah IV, Jawa Barat, Jatinangor 11 Agustus 2001

Sari Milyaniza R., 2011. Keadaan Sosial Ekonomi Petani Sayuran (Studi Kasus Di Dusun Kembang Buton Wara Desa Batumerah Kota Ambon). Jurnal Budidaya pertanian. 7(1): 47 – 52.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/agrilan.v5i2.244

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan index by :

        

Connect with your Academic Account: 

Plagiarism Chek by :

   


Reference Management Tools :


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats