ANALISIS PRODUKSI PADI SAWAH (Oryza sativa L) TADAH HUJAN DI DESA LEA WAI KECAMATAN SERAM UTARA TIMUR KOBI

Nur Lailiyah, Natelda R Timisela, Raihana Kaplale

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis produksi padi sawah tadah hujan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan di Desa Lea Wai Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja karena daerah penelitian merupakan sentra produksi padi sawah tadah hujan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus slovin dan diperoleh  sampel penelitian sejumlah 46 responden. Tingkat produksi dianalisis secara kuantitatif sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dianalisis dengan mengunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani rata-rata memiliki 1,3 ha tanah sawah yang menghasilkan 3,6 ton gabah kering. Hasil uji F menunjukkan bahwa ketujuh variabel yang dianalisis secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah tadah hujan. Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa terdapat luas lahan, NPK, HOK dan jumlah benih berpengaruh nyata dan memiliki hubungan positif terhadap produksi padi sawah tadah hujan, sedangkan pupuk urea, pestisida padat dan pestisida cair tidak berpengaruh nyata terhadap produksi. Nilai koefisien determinasi atau R-Square sebesar 97,7 persen. Nilai ini menunjukkan bahwa variabel luas lahan, pupuk NPK, pupuk urea, pestisida cair, pestisida padat, HOK dan jumlah benih secara bersama-sama dapat menjelaskan variasi produksi padi sawah tadah hujan sebesar 97,7 persen, sedangkan sisanya 2,3 persen dipengaruhi oleh faktor lain seperti iklim, cuaca, kesuburan tanah, dan manajeman yang tidak dimasukkan dalam model.

Keywords


Faktor produksi; produksi; sawah tadah hujan; variabel

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik 2014. “Luas Panen, Rata-Rata Produksi dan produksi Tanaman Padi dirinci per kecamatan pada Kabupaten Maluku Tengah”.

Dinas Pertanian 2015. “Produksi Padi Sawah Provinsi Maluku”.

Badan Pusat Statistik 2014. “Luas Panen, Rata-Rata Produksi dan produksi Tanaman Padi dirinci per kecamatan pada Kabupaten Maluku Tengah”.

Fagi,A.M. 1995.Strategiesfor improvingrain- fedlowland rice production system sin Central Java.P :189-199 In Ingram, K.T. (Ed). Rainfed Lowland rice. Agricultural Research for High-Risk Environments.IRRI. Phlippines.

Hernanto, F. 1995. Ilmu Usahatani.Jakarta : Penebar Swadaya.

Ingram, K.T.(Ed.). 1995. Rainfed Lowland Rice :AgriculturalResearchfor High-Risk EnvironmentsManila:IRRI.248p.

Kartasapoetra. 1993. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Ladha, J. K. et al. (Ed.). 1998."Rainfed Lowland Rice : Advances in Nutrient Management Research". Proc. Int. Workshopon Nutrient Res. in Rainfed Lowland,12-15 Oct. 1998. Ubon Ratchanthani, Thailand. Manila (Philippines) IRRI, 304 p.

Siregar, H.1981.Budidaya Tanaman Padi di Indonesia. Jakarta : Penebar Swadaya.

Suparta, N. 2010. Memaniapkam Strategi Pengelolaan Pertanian. Denpasar: Pustaka Nayottama.




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/agrilan.v5i2.179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Template Jurnal Agrilan :                             

                        

 

Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan index by :

        

Connect with your Academic Account: 

Plagiarism Chek by :

   


Reference Management Tools :


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats