ANALISIS TINGKAT KEMISKINAN RUMAH TANGGA DI PERDESAAN BURU SELATAN (STUDI KASUS DI DESA WAMSISI, WAETEBA DAN SIMI KECAMATAN WAESAMA)

Santhy Slamet, Wardis Girsang, Raihana Kaplale

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan data yang terkait dengan karakteristik rumah tangga petani, pendapatan, pengeluaran dan tingkat kemiskinan antara data kajian terdahulu yakni tahun 2009 (Girsang, 2011) dengan kondisi terkini.Penelitian dilakukan di Desa Wamsisi, Waeteba dan Simi Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan pada bulan Maret-April 2016.Lokasi penelitian dipilih dari penelitian sebelumnya.Pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (Purpisive Sampling) dikarenakan sampel yang diambil ditentukan sendiri oleh peneliti sesuai dengan penelitian yang dilakukan.Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif (deskriptif). Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur pendapatan rumah tangga dan kontribusi tanaman perkebunan terhadap total pendapatan rumah tanggadi  Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan untuk sektor pertanian menyumbangkan sebesar 73 persen per tahun dan untuk sektor non pertanian sebesar 27 persen per tahun. Struktur pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan dan non pangan, distribusi pengeluaran pangan sebesar 75 persen per tahun dan distribusi pengeluaran non pangan sebesar 25 persen per tahun. Tingkat kemiskinan rumah tangga petani untuk kriteria tidak miskin sebesar 20 persen, miskin 40 persen, dan paling miskin 40 persen, sedangkan untuk nilai koefisien gini sebesar 0.14 maka tingkat ketimpangan pengeluaran rumah tangga berada pada kategori rendah.

Keywords


Gini ratio; pendapatan;pengeluaran; tingkat kemiskinan

Full Text:

PDF

References


BPS, 2015.Berita Resmi Statistik, dalam , diakses 22 Januari 2016.

Dinar Butar-Butar.(2008). “Analisis sosial ekonomi rumah tangga kaitannya dengan rumah tangga miskin pedesaan (suatu kasus di Kabupaten Tapanuli Tengah)”.Jurnal perencanaan dan pengembangan wilayah.4, (1), 6-16

Girsang, W. 2011.“Kemiskinan Multidimensional di Pulau-Pulau Kecil (kemiskinan di desa non transmigrasi di pulau seram dan kemiskinan di pulau buru selatan)”. Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.

Ritonga, Abdurrahman dkk. 2003. Kependudukan dan Lingkungan Hidup, Cetakan Kedua. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Tjondronegoro, S.M.P., Irlan S., and Joan H., 1990.Rural Poverty in Indonesia.A Draft Report for Asian Development Bank. Jakarta.

Todaro, Michael. P. 1989.Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga, Jakarta : PT Erlangga

Sajogyo.1985. Peranan Wanita dalam Perkembangan Masyarakat Desa. Jakarta: Rajawali

Simanjuntak 1985.Produktivitas dan Tenaga Kerja Indonesia.Jakarta : FEUI

Sudaryanto, I.W Rusastra dan P. Simatupan. 1999. The Impact of Economic Crisis and Policy Adjusment on Food Crop Development Toward Ecinomic Globalization. Paper Presented on “rountable Discussion on Food and Nutrition Task Force I;Food end Agricuklture”Pra WNPG VII, 8 November 1999. Center For Agro-Socio Economic Research, Bogor.

Suryono, 2000.Ekonomika Pembangunan.Jakarta : Jakarta : Penerbit Salemba Empat.




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/agrilan.v5i1.178

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Template Jurnal Agrilan :                             

                        

 

Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan index by :

        

Connect with your Academic Account: 

Plagiarism Chek by :

   


Reference Management Tools :


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats