ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL POLA TANAM DAN KEMITRAAN USAHA PETANI KAKAO (Theobroma cacao L.) DI KABUPATEN MADIUN

Arsyadani Sabilal Haq, Budi Setiawan, Suhartini Suhartini

Abstract


Perkebunan kakao di Indonesia sebagian besar diusahakan oleh perkebunan rakyat. Terdapat beberapa pola tanam yang diusahakan petani dengan menggabungkan kakao dengan tanaman perkebunan lain. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Madiun, sebagai salah satu penghasil kakao dan pemasok ekspor kakao dari Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha tani dari beberapa pola tanam kakao yang telah dibudidayakan masyarakat sejak lama sebagai dasar untuk pengembangan kakao lebih lanjut di Kab Madiun, serta menganalisis kemitraan yang terjalin antara petani kakao dengan perusahaan mitra yakni Gapoktan Guyub Santosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tanam monokultur dan multiple cropping semuanya layak secara finansial, tetapi monokultur kakao lebih layak jika dibandingkan dengan pola tanam campuran. Hubungan kemitraan antara petani kakao dengan Gapoktan saling menguntungkan, petani dapat menjual kakao dengan harga yang lebih tinggi, sedangkan Gapoktan mendapatkan pasokan kakao dengan kualitas yang baik. Kemitraan yang dijalankan digolongkan dalam bentuk pola dagang umum, antara petani dan mitra mengutamakan aspek pemasaran yakni melakukan pembelian dan penjualan.


Keywords


Kelayakan finansial; kemitraan kakao; pola tanam kakao

Full Text:

PDF

References


Antara, 2020. Harga Kakao di Madiun Naik. https://papua.antaranews.com/. .

Buharman, B. 2015. “Analisis Usahatani Kakao Rakyat Di Kabupaten Solok Sumatera Barat. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat”. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/. Oktober 2020.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2014. Statistik Perkebunan Indonesia Kakao. Jakarta: Departemen Perkebunan.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2019. Statistik Perkebunan Indonesia Kakao 2018-2020. Departemen Perkebunan. Jakarta. http://ditjenbun.pertanian.go.id/. .

Erfit, 2012. “Analisis Kesetaraan Dalam Kemitraan Pada Agribisnis Hortikultura”. Jurnal Embrio. Vol 5(2): 132-143.

Fidyansari, Dharma., Hastuty, Sri., dan Arianto I Kadek. 2016. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Petani Kakao Bermitra Dengan Pt Mars (Studi Kasus Di Desa Cendana Hijau Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur)”. Jurnal Perbal Universitas Cokroaminoto Palopo. Vol 4 (2):-

Gittinger, J. Price. 1993. Analisa Ekonomi Proyek-proyek Pertanian. UI Press. Jakarta.

Gray C, P. Simanjuntak, L.K. Sabur, P.F.L. Maspaitella, R.C.G. Varley. 2007. Pengantar Evaluasi Proyek. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Hafsah, M.J. 2009. Kemitraan Usaha Konsepsi dan Strategi. Jakarta : PT. Pustaka Sinar Harapan.

Ibrahim, Yacob. 2003. Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta : Penerbit Rineka Cipta.

Kadariah. 2001. Evaluasi Proyek Analisis Ekonomi. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Malia, Rosda dan Sutarno, Tarno. 2011. “Evaluasi Tujuan Kemitraan Petani Kakao Dengan Pt. Inter Green Estate Perkebunan Layungsari Di Desa Cikidang Bayabang Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur”. Journal Of Agroscience. Vol. 2(1): 12-20.

Martodireso, Sudadi dan W.A. Suryanto. 2006. Agribisnis Kemitraan Usaha Bersama. Cetakan ke-5. Kanisius. Yogyakarta.

Nazir, Moh. 1988. Metodologi Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Pasaribu, M.Christina, Prasmatiwi, F.E., Murniati, Ktut. 2016. “Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Kakao Di Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus”. JIIA. Vol 4 (4) : 367-375.

Peraturan Pemerintah. PP No.44 Tahun 1997. http://perundangan.pertanian.go.id. admin/p_pemerintah/PP-44-97.pdf. November 2015.

Saptana, A. Daryanto, H.K. Daryanto, Kuntjoro. 2009. “Strategi Kemitraan Usaha dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Agribisnis Cabai Merah di Jawa Tengah”. Pusat Analisis Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian. Bogor.

Sayogyo. 1997. Garis Kemiskinan dan Kebutuhan Minimum Pangan. Bogor: LPSBIPB.

Scott, James. 1982. Moral Ekonomi Petani: Pergolakan dan Subsistensi di Asia Tenggara . Jakarta: LP3ES.

Setiawan, Nugraha. 2007. “Penentuan ukuran sampel memakai rumus Slovin dan tabel krejcie-morgan: Telaah konsep dan aplikasinya”. Skirpsi. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran.

Suharyadi dan Purwanto. 2008. Statistika Untuk Ekonomi dan Keuangan Modern, Salemba Empat: Jakarta.

Susanto, F.X. 1994. Tanaman Kakao, Budidaya dan Pengolahan Hasil. Yogyakarta: Kanisius.

Wardhani, R.M. dan Prasetiyo, Edy. 2016. “Faktor-Faktor Yang Mempengarui Persepsi Masyarakat Terhadap Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) (Studi Kasus Di Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun)”. Agri-Tek: Jurnal Ilmu Pertanian, Kehutanan dan Agroteknologi Vol 17(1) : 8-18.




DOI: http://dx.doi.org/10.30598/agrilan.v9i1.1120

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Template Jurnal Agrilan :                             

                        

 

Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan index by :

        

Connect with your Academic Account: 

Plagiarism Chek by :

   


Reference Management Tools :

Assosiation With :



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats